Kali ini saya akan menulis pengalaman mengurus perpanjangan paspor di Kantor Imigrasi Pamekasan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, teman-teman tidak bisa mendapatkan nomor antrian dengan datang langsung ke kantor imigrasi. Nomor antrian bisa didapatkan hanya dengan mendaftar antrian melalui website https://antrian.imigrasi.go.id/ atau aplikasi mobile phone "Layanan Paspor Online". Satu orang hanya bisa punya satu akun di aplikasi ini, karena kalian harus mencantumkan NIK e-KTP yang memang hanya dimiliki oleh satu individu saja.
Setelah akun terdaftar barulah bisa mendaftar antrian online dimana kalian diminta memilih lokasi kantor imigrasi, jumlah pemohon dan tanggal kedatangan. Setelah mendaftar antrian online, kalian akan mendapatkan barcode yang nantinya harus ditunjukkan ke pegawai imigrasi saat pengurusan paspor. Setelah selesai memilih jadwal kedatangan, jangan dibatalkan. Jika kalian membatalkan, konsekuensinya adalah tidak bisa mendapatkan lagi antrian paspor sampai dengan 30 hari setelah jadwal antrian sebelumnya. Jadi misalkan memilih tanggal pengurusan paspor tanggal 30 Juni, kemudian dibatalkan, maka baru bisa mendapatkan nomor antrian lagi sebulan setelahnya, jadi sekitar 30 Juli baru bisa dapatkan nomor antrian lagi.
Jika misalkan antrian paspor terlanjur dibatalkan, kalian bisa gunakan akun baru dengan nama yang masih satu kartu keluarga (KK). Nanti setelah selesai membuat akun, saat akan buat permohonan antrian, pada pilihan jumlah pemohon ditambah satu (jadi total pemohon adalah dua orang), karena pemohon pertama adalah pemilik akun tersebut (pemilik akun akan otomatis menjadi pemohon 1).
Saran saya ingat dan catat baik-baik akun antrian paspor online tersebut (email dan passwordnya)!
Setelah selesai membuat permohonan antrian, kalian tinggal tunggu sampai datang saatnya tanggal yang telah kita pilih.:D
Berikut yang harus dibawa saat melakukan penggantian paspor:
1. e-KTP dan fotokopinya (bolak-balik di kertas A4 jangan dipotong)
2. Paspor lama dan fotokopinya (fotokopi di halaman depan yang ada foto dan biodata kalian dan halaman belakang yang ada informasi alamat, kertas A4)
3. Materai 6000, 1 lembar
4. Bolpen, waktu itu tidak disediakan hehe jadi biar ndak ribet bawa sendiri aja. Kita diminta mengisi dua formulir saat registrasi di kantor imigrasi.
5. Dokumen pendukung yang berisi informasi keperluan pergi ke luar negeri. Misal untuk kasus saya, saya butuh penggantian paspor karena paspor saya akan expired 3 bulan lagi. Dan saya harus ke Malaysia bulan depan untuk keperluan workshop. Saat itu saya melampirkan invitation letter workshop tersebut.
6. Print barcode yang didapatkan saat permohonan antrian online.
Saat kedatangan ke kantor imigrasi, bawa semua dokumen yang telah disebutkan di atas. Tunjukkan barcode yang sudah di print. Nanti petugas imigrasi akan memberikan 2 formulir yang perlu kita isi. Setelah itu kita akan mendapatkan nomor urut panggilan. Saat sudah tiba giliran kalian, petugas imigrasi akan kembali mengecek dokumen. Jika sudah tidak ada masalah, maka selanjutnya adalah proses pengambilan gambar untuk foto paspor, dilanjutkan dengan wawancara. Saran saya saat proses wawancara, sampaikan ke petugas imigrasi kalau kalian ingin paspor lama bisa diambil lagi. Karena terkadang saat check-in di bandara, petugas bandara seringkali menanyakan paspor lama yang kalian miliki.
Jika semua tahap tersebut telah dilewati, setelah selesai wawancara, petugas imigrasi akan memberikan formulir untuk pembayaran yang berisi informasi kode billing dan biaya yang diperlukan (saat itu biayanya Rp 350.000). Pembayaran dapat dilakukan di teller kantor pos ( di kantor imigrasi Pamekasan, ada juga petugas pos di kantor imigrasi) atau di teller bank. Setelah proses pembayaran, kalian akan mendapatkan bukti pembayaran yang harus disimpan baik-baik karena bukti pembayaran tersebut harus ditunjukkan saat pengambilan paspor.
Waktu yang dibutuhkan sampai paspor bisa diambil adalah 5 hari kerja (jika tidak ada gangguan sistem). Saat pengambilan paspor, jangan lupa bawa e-KTP dan bukti pembayaran paspornya yaa,,
Have a nice journey, teman-teman :D
Rabu, 03 Juli 2019
Selasa, 08 Desember 2015
Lika Liku Seleksi Beasiswa LPDP
Halo Blogger...
Alhamdulillah masih diberi kesehatan sampai detik ini.
Kali ini saya ingin menceritakan pengalaman mengikuti seleksi beasiswa LPDP yang sedang digandrungi para scholarship hunter :)).
Tulisan ini saya buat sebagai bentuk rasa syukur dan semoga saja bisa membantu teman-teman lain. Dulu saat mau mendaftar saya pakai acara searching pengalaman orang lain juga. Hehe...
Kalau mau daftar LPDP jangan lupa buat akun dulu di http://www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id/
Let's check the steps :
Seleksi pertama adalah SELEKSI ADMINISTRASI.
Pengalaman pertama mendaftar seleksi administrasi periode 1, bulan Januari 2015, namun gagal karena syarat TOEFL yang tidak terpenuhi. Saat itu nekat aja daftar meskipun hanya dengan nilai TOEFL institusi (yang tidak diakui LPDP) yang nilainya ngepas 550. Hehe.. But don't give up. There is another opportunity in the next round. (Bisa dibaca perjuangan lulus TOEFL di tulisan sebelumnya ^^v)
Akhirnya saat seleksi periode 3, bulan Juli 2015 saya memberanikan diri mendaftar lagi untuk program doktoral beasiswa pendidikan Indonesia (BPI). Deadlinenya tanggal 24 Juli 2015, namun seminggu sebelumnya saya sudah submit semua dokumen via web LPDP (jadi semua syarat pendaftaran di upload secara online tidak lewat pos). Kalau dari pengalaman saya dan yang saya baca dari pengalaman yang lain juga, sebisa mungkin submit dokumen jauh-jauh hari sebelum deadline karena ditakutkan webnya mengalami error.
Saat mendaftar ada beberapa isian yang harus kita input diantaranya profil, riwayat pendidikan, riwayat organisasi, prestasi, bahasa, pengalaman riset, pengalaman pelatihan atau workshop, pengalaman riset, karya ilmiah, konferensi atau seminar, dan penghargaan. Isi selengkap-lengkapnya sehingga track record kita terlihat baik, :)
Saat mendaftar ada beberapa isian yang harus kita input diantaranya profil, riwayat pendidikan, riwayat organisasi, prestasi, bahasa, pengalaman riset, pengalaman pelatihan atau workshop, pengalaman riset, karya ilmiah, konferensi atau seminar, dan penghargaan. Isi selengkap-lengkapnya sehingga track record kita terlihat baik, :)
Saat itu dokumen yang perlu di upload diantaranya :
1. Proposal penelitian (untuk S3), rencana studi (untuk S2)
2. Ijazah magister,
3. Transkrip nilai magister,
4. Sertifikat Bahasa Asing yang diakui LPDP dan masih berlaku,
5. Surat Pernyataan (bermaterai) Tidak sedang dan tidak akan menerima bantuan beasiswa Doktor dari sumber lain baik dalam negeri maupun luar negeri; Berkelakuan baik dan tidak pernah melakukan tindak pidana; Sanggup mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara setelah menyelesaikan studi; Sanggup menyelesaikan studi Doktor sesuai dengan waktu yang tentukan,
6. Surat Ijin Belajar sesuai format LPDP (bagi yang sedang bekerja),
7. Surat Rekomendasi sesuai format LPDP,
8. LOA Conditional / Unconditional yang masih berlaku,
9. Kartu Tanda Penduduk (KTP),
10. Surat Keterangan Berbadan Sehat dan Bebas Narkoba dan ditambahkan Surat Keterangan Sehat Bebas dari Tuberculosis (TBC) bagi yang ingin studi ke luar negeri. Semua Surat Keterangan Sehat dari Rumah Sakit Pemerintah.
Nb:
- Surat rekomendasi, surat pernyataan, dan surat ijin belajar harus menggunakan format yang sudah ditentukan oleh pihak LPDP.
- Disiapkan aja buat SKCK, ntar dibutuhin pas verifikasi dokumen di seleksi wawancara
- Surat rekomendasi, surat pernyataan, dan surat ijin belajar harus menggunakan format yang sudah ditentukan oleh pihak LPDP.
- Disiapkan aja buat SKCK, ntar dibutuhin pas verifikasi dokumen di seleksi wawancara
Selain syarat dokumen dokumen di atas, pendaftar beasiswa LPDP juga diminta membuat 3 essay, yang terdiri dari:
1. Essay sukses terbesar dalam hidupku,
2. Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk
masyarakat / lembaga / instansi / profesi komunitas saya,
3. Menulis ringkasan proposal penelitian sesuai program studi doktoral pada perguruan tinggi
tujuan.
Bisa diliat contoh Essay saya sewaktu mendaftar di link ini :
https://drive.google.com/open?id=0B7d_XT6kUNELSno1N1R1eTZIeEk
Jadi, untuk yang berniat mendaftar silahkan disiapkan syarat administrasi yang sudah saya sebutkan di atas. Dokumen-dokumen ini jangan sampai hilang karena nantinya akan dibutuhkan untuk seleksi tahap kedua. Jika semua kelengkapan sudah siap, di scan, di upload dalam format pdf dan silahkan submit. Setelah itu kita akan mendapat nomor pendaftaran.
Saran saya untuk seleksi administrasi, baca baik-baik USER MANUAL dan BOOKLET BEASISWA yang bisa didownload di laman ini http://www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id/.
Pada buku panduan tersebut dijelaskan secara detail dokumen yang harus diisi dan dipersiapkan, seperti cara mengisi riwayat, panjang/jumlah kata yang digunakan dalam membuat essay, format surat pernyataan, format surat ijin belajar, surat rekomendasi, dan lain-lain.
Bisa diliat contoh Essay saya sewaktu mendaftar di link ini :
https://drive.google.com/open?id=0B7d_XT6kUNELSno1N1R1eTZIeEk
Jadi, untuk yang berniat mendaftar silahkan disiapkan syarat administrasi yang sudah saya sebutkan di atas. Dokumen-dokumen ini jangan sampai hilang karena nantinya akan dibutuhkan untuk seleksi tahap kedua. Jika semua kelengkapan sudah siap, di scan, di upload dalam format pdf dan silahkan submit. Setelah itu kita akan mendapat nomor pendaftaran.
Saran saya untuk seleksi administrasi, baca baik-baik USER MANUAL dan BOOKLET BEASISWA yang bisa didownload di laman ini http://www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id/.
Pada buku panduan tersebut dijelaskan secara detail dokumen yang harus diisi dan dipersiapkan, seperti cara mengisi riwayat, panjang/jumlah kata yang digunakan dalam membuat essay, format surat pernyataan, format surat ijin belajar, surat rekomendasi, dan lain-lain.
Seleksi Kedua adalah Tes Wawancara, LGD (Leaderless Group Discussion), dan Essay on the Spot
Rasa deg-degan mulai terasa mendekati hari pengumuman seleksi administrasi. Pengumuman hasil administrasi biasanya keluar 2 minggu setelah deadline. Kalau gak salah waktu itu tanggal 5 Agustus 2015 pengumuman administrasi keluar. Waktu itu pas ada acara conference ICSSSA di Bali. Dan waktu dapat sms pengumuman lulus administrasi itu kira-kira jam 21.30 pas perjalanan balik ke Surabaya. Alhamdulillaaah rasanya bahagia sekali.
Waktu itu saya pilih lokasi seleksi wawancaranya di Surabaya dan Alhamdulillah dapat sesuai permintaan tepatnya di Gedung Keuangan Negara, Jalan Indrapura No.5, Surabaya. Paginya saya buka email dan ternyata saya dapat jadwal seleksi selanjutnya tanggal 27 Agustus 2015 (waktu itu seleksi regional Surabaya kebagian tanggal 26-28 Agustus 2015).
Beruntungnya saya dapat seleksi tanggal segitu. Mengingat belum banyak persiapan yang saya lakukan untuk seleksi tahap kedua ini. Jadi waktu 3 minggu yang ada saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan seleksi tahap kedua.
Usahakan datang paling tidak 1 jam sebelum waktu seleksi. Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan kita alami selama perjalanan menuju tempat seleksi. Biasanya kita diminta mengisi daftar hadir sebelum memulai seleksi. Sembari menunggu giliran seleksi, kita bisa kenalan dengan teman-teman lain yang mau seleksi juga. ((:
Dalam seleksi tahap kedua ini ada 3 tahapan.
A. Seleksi wawancara
Untuk seleksi wawancara, persiapkan semua dokumen asli yang telah diupload sewaktu seleksi administrasi (selengkap-lengkapnya) +SKCK. Bawa juga semua dokumen pendukung seperti paper yang pernah di publish, sertifikat, SK pekerjaan, screenshot email dengan profesor/pihak universitas, dll yang sekiranya bisa mendukung kita saat ada pertanyaan yang di luar dugaan. Akan ada verifikasi dokumen sebelum seleksi wawancara dimulai. Jika dokumen yang dibawa tidak sesuai dengan dokumen yang diupload akan ada kemungkinan tidak bisa mengikut seleksi wawancara dan otomatis akan gugur.
Saya coba ceritakan apa yang sudah saya siapkan. Untuk persiapan seleksi wawancara, saya mencoba membaca blog teman-teman awardee LPDP yang sudah melewati seleksi ini. Dan ternyata setelah saya baca beberapa referensi, banyak sekali pengalaman berbeda yang dialami oleh setiap orang. Ada yang wawancara santai, ada yang wawancaranya penuh tekanan, ada yang semuanya dalam bahasa inggris, ada yang 50% Indonesia 50% Inggris, dan banyak cerita yang lain. Jadi kalau coba menyimpulkan dari referensi yang saya baca, kita harus selalu siap apapun kondisinya karena karakter setiap interviewer pasti berbeda-beda.
Topik pertanyaan yang biasanya ditanyakan:
1. Seputar keluarga
2. Riset yang telah, dan akan dilakukan
3. Alasan memilih jurusan, universitas dan negara tujuan
4. Kontribusi setelah kembali ke Indonesia
5. Manfaat riset untuk Indonesia
6. Hal bermanfaat yang pernah dilakukan untuk lingkungan dan masyarakat
7. Penilaian tentang kondisi Indonesia saat ini
dan lain lain....
Untuk seleksi wawancara, saran saya siapkan jawabannya dalam versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris untuk jaga-jaga biar gak kagok. Kalau bisa sempatkan latihan wawancara dengan teman/orang lain, seoalah teman kita jadi interviewer dan kita latihan menjawab pertanyaan tersebut secara face to face. Saat masuk ruangan interview, senyum, salaman dengan interviewer, dan ucapkan salam.
Dalam seleksi wawancara, ada 3 interviewer yang terdiri dar 1 psikolog dan 2 akademisi. Kalau saya kemarin interviewernya dari kemendikbud dan dosen UGM, terus psikolognya dari UI. Seperti yang saya bilang tadi, karakter interviewer itu beda-beda jadi pengalaman setiap orang pun pasti berbeda dalam seleksi wawancara. Siapkan alternatif pertanyaan dan jawaban se-variatif mungkin.
Berdoa sebanyak mungkin agar tidak grogi saat interview. Alhamdulillah saat itu interviewernya cukup kooperatif dan cukup membantu dalam proses interview. No hard feeling.. hehe. Kalau pertanyaan yang diajukan waktu itu ya sekitaran 7 poin yang sudah saya sebutkan di atas. Jawablah sesuai hati nuranimu. Just be yourself =D
B. LGD (Leaderless Group Discussion)
Tips:
Untuk mempersiapkan LGD, bacalah/carilah sebanyak mungkin informasi/topik hangat yang sedang banyak dibicarakan di Indonesia. Baca koran, majalah, tonton acara TV yang membahas tentang berita terkini di Indonesia.
LGD adalah sejenis metode diskusi yang terdiri dari 8-10 orang membahas tentang problem dan isu yang saat ini sedang hangat di negara Indonesia. Durasi diskusinya sekitar 40 menit. Setiap orang dalam kelompok diskusi tersebut harus menyampaikan gagasannya tentang topik yang telah ditentukan. Dalam LGD ini diusahakan tidak ada anggota yang terlalu aktif maupun terlalu pasif. Buatlah suasana diskusi yang berkesinambungan, tidak ada anggota yang mendominasi sesuai namanya "Leaderless" dan jangan ciptakan suasana debat. Usahakan setiap anggota saling mendukung pendapat anggota yang lain atau jika tidak saling menguatkan/menambahkan. Biarkan setiap orang bergiliran menyampaikan pendapatnya. Tunjuk satu orang dalam kelompok sebagai notulen yang nantinya di akhir diskusi bisa menyampaikan kesimpulan hasil diskusi.
Saat LGD, kita akan diberi selembar kertas yang berisi bacaan mengenai suatu topik. Kita diberi waktu 5 menit untuk membaca dan 35 menit sisanya mendiskusikan tentang gagasan dan solusi yang bisa diberikan. Waktu itu saya mendapatkan topik tentang human trafficking oleh perusahaan milik Thailand di perairan Maluku. Saat itu saya berbicara sebanyak 3 kali.
Saran yang sangat membantu saat saya membaca blog teman lain: Jika saat itu kita mendapatkan topik yang kita sama sekali belum pernah mendengar/membacanya, jangan panik! Usahakan jangan menjadi pembicara pertama. Biarkan teman yang lain mengemukakan pendapatnya terlebih dahulu, baru setelah itu kita bisa mendukung dan menambahkan apa yang telah disampaikan oleh anggota diskusi sebelumnya :).
Dan yang penting juga, jangan coret lembar bacaan yang diberikan saat LGD.
Perbanyak kenalan saat seleksi. Siapa tau teman yang kita ajak kenalan akan menjadi teman kelompok LGD dan itu akan sangat membantumu untuk bisa membuat suasana LGD menjadi lebih teratur. Saat itu, 3 dari teman LGD sudah saya kenal sebelumnya saat antri menunggu seleksi wawancara.
C. Essay on the Spot
Seleksi ini adalah yang pertama diterapkan saat periode 3. Sebelumnya seleksi tahap 2 hanya terdiri dari seleksi wawancara dan LGD, jadi saat itu saya juga tidak punya bayangan bagaimana tahapan seleksi essay on the spot. Oh ya untuk essay on the spot ini diminta ngebawa juga papan jalan (yang biasanya dipake alas buat ljk pas ujian)
Sama halnya dengan LGD, untuk persiapan essay on the spot, bacalah/carilah sebanyak mungkin informasi/topik hangat yang sedang banyak dibicarakan di Indonesia. Baca koran, majalah, tonton acara TV yang membahas tentang berita terkini di Indonesia. Bedanya adalah jika LGD kita mengemukakan pendapat kita lewat lisan, dalam essay on the spot kita harus mengemukakan ide kita lewat tulisan. Saat essay on he spot kita diberi dua lembar kertas yang terdiri dari kertas untuk menulis dan kertas yang berisi topik yang bisa kita pilih.
Saat itu ada 2 topik yang ditawarkan:
1. Hukuman mati terpidana korupsi
2. Pasal penghinaan presiden.
Kita diminta memilih salah satu dari 2 topik tersebut. Saat itu saya memilih topik pertama. Setelah topik ditentukan kemukakan gagasan kita tentang topik tersebut. Banyak membaca adalah modal utama dalam tes ini, karena semakin banyak referensi yang kita baca akan semakin banyak gagasan yang bisa kita tulis.
Dua topik yang ditawarkan sudah masuk list topik yang sudah saya siapkan waktu itu.
Berikut list yang sudah saya buat dari isu yang sedang hangat di bulan Agustus 2015:
1. Ujian nasional
2. Kurikulum 2013
3. UU Minerba
4. Hukuman mati terpidana narkoba
5. Hukuman mati koruptor
6. HIV-Aids
7. Kasus Freeport Papua
8. KPK vs Polri
9. Kebijakan penghapusan tiket murah pesawat
10. Pembekuan PSSI
11. Pariwisata Indonesia
12. Krisis daging sapi
13. Pasal penghinaan presiden
14. Kekerasan pada anak
15. Kasus Tolikara
16. 70 tahun Indonesia merdeka
17. Polemik BPJS
18. ISIS
19. Kasus dwelling time
20. Kasus OC Kaligis
21. kekeringan dan El Nino
22. Rupiah terpuruk.
:))))))
Alhamdulillah saat itu satu lembar bolak balik bisa saya isikan gagasan yang saya tuangkan dari hasil mengumpulkan referensi selama 3 minggu. Hehehe.
OK. Well done!. Tiga tahapan tes sudah saya lewati. Tinggal menunggu hasil. Daaaan... Tanggal 10 September 2015 saya menerima kabar baik ini :)
Tahap selanjutnya adalah PK (Persiapan Keberangkatan). Ditunggu tulisan selanjutnya untuk cerita PK. v^^v
Then, selamat berjuang scholarship hunter !!!! GANBATTE...
Selasa, 06 Oktober 2015
Perjuangan Meraih Mimpi Bagian 2
Kegagalan melanjutkan studi ke Jerman tidak membuat saya larut dalam kesedihan. Nampaknya tidak mungkin melanjutkan kuliah S3 saat itu karena LoA hangus dan waktu utnuk mendapatkan LoA yang baru juga tidak mudah didapatkan. Harus cari alternatif lain nih. Bekerja !!!.
Alhamdulillah saat itu juga ada lowongan untuk menjadi dosen di ITS. Saya mendaftar dan puji syukur diterima. Bulan Mei 2014, saya mulai mengajar di jurusan fisika ITS. Saya ambil sisi positif dari apa yang sudah saya alami ini. Nampaknya sang pemberi hidup ingin saya merasakan bagaimana nikmatnya bekerja dulu. Biar ga sekolah terus. Hehe.
Namun saya tidak menyerah sampai disini untuk melanjutkan kuliah S3. Bapak Darminto, pembimbing saya yang super baik hati saat S1 dan S2 memperkenalkan koleganya dari Jepang (inisial : IW) kepada saya. Beliau meminta saya presentasi tentang riset yang sudah saya kerjakan selama ini saat beliau mellakukan kunjungan ke ITS bersama Profesor dari Osaka University bulan November 2014 lalu. Beliau menawarkan saya untuk mendaftar di Hokkaido University dan berkolaborasi riset dengan kelompok beliau. Saya pun mengiyakan ajakannya dengan sangat antusias. Namun yang menjadi kendala adalah beasiswa harus dicari sendiri, jadi pihak Hokkaido hanya bisa memberikan LoA untuk bisa melanjutkan program doktor disana. Yaaah, kembali ke permasalahan awal bahwa hampir semua beasiswa yang ada menuntut skor TOEFL yang relatif tinggi. Sedangkan sedangkan .....
Pak IW menginginkan bulan April 2015 saya sudah bisa mendapatkan beasiswa dan beliau menyarankan saya untuk mengikuti beasiswa LPDP. Syarat yang amat sangat berat. Akhirnya dalam kurun waktu 3 bulan saya memulai lagi belajar TOEFL (3 bulan karena terakhir pendaftaran LPDP adalah bulan Januari akhir). Sejak saat itu saya bersikeras untuk belajar TOEFL dengan sekuat tenaga. Saat tidak ada jam mengajar, saya usahakan belajar TOEFL secara mandiri dengan membaca buku-buku yang sudah saya kumpulkan sebelumnya. Saya berencana ikut beasiswa LPDP yang konon katanya lagi booming di kalangan mahasiswa.
Tes ITP pertama, gagal hanya dapat score 510. Tes kedua 513, dan tes ketiga di bulan Januari dapat 543. Aaaargghh.. kurang 7 poin. Dan dengan hasil ini saya tidak akan lulus syarat administrasi LPDP. Padahal semua syarat administrasi selain sertifikat TOEFL sudah siap di submit. Dengan berat hati, saya kirim email kepada pak IW. Saya ceritakan kegagalan saya sehingga kemungkinan tidak bisa kuliah di bulan April 2015. Beliau dengan sabar mengungkapkan bahwa tidak masalah jika saya menunda keberangkatan sampai Oktober 2015. Jadi saya masih punya kesempatan untuk mengikuti beasiswa LPDP periode berikutnya di bulan April 2015.
Waktu 3 bulan tidak cukup untuk menaikkan nilai TOEFL saya. Di tes terakhir di bulan April bahkan nilai saya masih mencapai angka 530an. Kembali saya contact pak IW bahwa kemungkinan saya tidak bisa sampai di Jepang pada bulan Oktober. Pak IW membalas email saya dengan nada yang sedikit kecewa ( asumsi tersurat aja sih sebenernya..). Beliau meminta agar saya serius belajar bahasa dan berharap semaksimal mungkin bulan April 2016 saya sudah HARUS memulai kuliah. Saya sebenarnya juga sudah berusaha maksimal, tapi tapi,, ...
Saya tidak boleh menyerah dengan kondisi ini. Akhirnya saya bertekad untuk menftar lagi tes ITP di bulan Juni dengan mempersiapkan materi TOEFL dengan lebih baik. Daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan Alhamdulillaaaah.. Finallyyyyyyyyyyyyyyy skor saya 553.. Mepet sih. Tapi yang penting memenuhi persyaratan.
Akhirnya dengan penuh semangat saya mengabarkan berita bahagia ini ke Pak IW dan Pak Darminto. Dan ini balasannya.
OK. For the next round, I have to prepare and apply LPDP scholarship. Segera saya siapkan semua syarat administrasi untuk mendaftar beasiswa ini. Dari pengalaman hidup saya kali ini, saya punya quote bagus nih: When the world says give up, hope whispers try it on more time. Jangan kecewa dengan kegagalan. Coba, coba, dan coba lagi. Kita tidak tahu sudah seberapa deket kita dengan kesuksesan yang sudah diusahakan. Cheer up !!
Perjuangan Meraih Mimpi Bagian 1
Semenjak kecil saya selalu berangan, suatu saat bisa mengunjungi bahkan bersekolah di negara lain. Bukan karena saya tidak cinta Indonesia, tetapi sepertinya sangat menyenangkan bisa mencari pengalaman di tempat lain yang tidak biasa kita tinggali.
Namun sampai lulus S2 tidak sekalipun saya pergi ke negara lain. Menyedihkan.. hhehe. Tahun 2012, saya melanjutkan kuliah S2 melalui program fast track yang diadakan oleh DIKTI. Jadi program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa S1 semester 7 untuk bisa merangkap pendidikan S2 pada saat yang sama. Kelanjutan dari program fast track ini adalah bahwa si penerimanya bisa melanjutkan program S3 dengan program debt swap (kerjasama pemerintah Indonesia dengan Jerman). Tapi ya pake tes juga sih...
Mimpi bisa kuliah di luar negeripun semakin dekat. Namun di tengah perjalanan program S2, jujur saya tidak terlalu fokus dengan kuliah di Jerman. Kuliah S2 saja sudah cukup menyita energi. Ditambah lagi ada tambahan les bahasa inggris di sore hari untuk mendongkrak nilai TOEFL. Alhasil, karena tidak bisa membagi waktu dengan baik, nilai TOEFL saya tidak mengalami perkembangan yang signifikan (jangan ditiru yaa...). Karena hal inilah saya gagal untuk memenuhi syarat administrasi beasiswa ke luar negeri yang mensyaratkan minimal TOEFL ITP 550. Padahal saat saya telah lulus S2, saya sudah mendapatkan LoA dari Stuttgart University di Jerman.
Perjuangan bangetlah dapet LoA ini. Mulai dari searching profesor yang bidangnya linier, mengumpulkan email beliau-beliau, mengirimi email satu-persatu. Benar-benar butuh waktu untuk proses ini. Dari email-email yang dikirim pun tidak semuanya direspon. Sabar sabaaar. Ada juga balasan yang berupa penolakan. Yang ini lebih lumayan lah ya daripada ga direspon. Penolakannya pun bermacam-macam. Ada yang bilang sedang tidak butuh mahasiswa S3, ada yang bilang sedang mengerjakan research yang lain, dsb dsb. Namun tidak semuanya berupa berita buruk. Taraaaaa... Ada juga yang tertarik dengan CV dan dokumen yang saya kirimkan dan meminta segera untuk wawancara via skype.
Excited banget lah diajak wawancara via skype. Beliau memberi saya waktu seminggu untuk menyiapkan semuanya.
Mulailah searching pengalaman orang lain. Dicatat, dibaca, dihafalkan, hehe. H-3 aja udah kerasa degdegannya. Mau ngobrol dengan bule yang gak biasa a.k.a profesor. Persiapan koneksi juga dipersiapkan dengan matang. Biar gak putus nyambung obrolannya .
Hari yang ditunggu tunggu pun tiba. Jam 15.00 WIB atau jam 09.00 pagi waktu Jerman. Sudah stand by depan laptop dari jam 14.00an. Dan panggilan masuk pun muncul di layar skype. OK. Wawancara dimulai. Saya ditanya banyak hal. Mulai dari motivasi kuliah di Jerman, latar belakang keluarga, pendidikan, topik riset, riset plan selama S3, dan banyak lagi yang lainnya. Alhamdulillah semua pertanyaan bisa saya jawab dengan meyakinkan. Semua karena persiapan yang sudah saya matangkan selama seminggu ini. Beliau akhirnya setuju memberi saya LoA dan berjanji mengirimkannya segera melalui pos. (Ini LoA yang penuh kenangan itu..), nama sengaja disamarkan. hehe
Namun semua di luar dugaan. Profesor meminta saya datang dan mulai kuliah pada bulan Januari 2014. Tapi apalah daya sampai waktu yang ditentukan saya belum mendapatkan beasiswa yang saya usahakan. LoA pun hangus karena jatah waktu sudah berakhir a.k.a expired . Tapi dari kejadian ini saya tidak berputus asa. Mungkin Allah sudah merencanakan skenario yang lebih indah suatu saat nanti. Tetap semangat.
Senin, 13 Juli 2015
Jumat, 20 Juli 2012
Setengah Hari Ungkap Partikel Tuhan
Penemuan Partikel Tuhan menimbulkan pertanyaan, apa gerangan hubungan antara partikel Tuhan dengan Tuhan? Untuk menjawabnya, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITS menghadirkan seminar setengah hari bertajuk Partikel Tuhan dan Nasib Jagad Raya, Kamis(19/7).
Dua pakar fisika teori Dr. L.T. Handoko dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Drs. Agus Purwanto M.Sc., D.Sc dosen Jurusan Fisika ITS hadir sebagai pembicara. Beragam peserta mulai dari dosen, mahasiswa, hingga guru SMA hadir dalam seminar.
''Tidak ada hubungannya antara Tuhan dan Partikel Tuhan,'' tandas Agus, dosen sekaligus penulis buku Ayat-Ayat Semesta ini. Partikel Tuhan hanya sebutan untuk partikel dengan nama asli Higss Boson.
Istilah Partikel Tuhan pertama kali muncul dari buku yang ditulis oleh peraih penghargaan nobel, Leon Lederman pada tahun 1994. Leon menerbitkan buku yang berjudul God Particle: If The Universe Is The Answer, What Is The Question?
Bahkan menurut Handoko, penemuan sebuah partikel di dunia fisika adalah sesuatu yang biasa. ''Penemuan ini heboh karena namanya yang fenomenal, serta penelitiannya membutuhkan dana triliunan," ungkap Handoko.
Jalan untuk menemukan partikel tersebut tergolong rumit. Setiap tahunnya observasi Partikel Tuhan membutuhkan dana sebesar kurang lebih 10 triliun dollar AS. Biaya sebesar itu diperlukan untuk pengoperasian sebuah alat yang bernama Large Hadron Collider (LHC). Alat tersebut berbentuk melingkar sepanjang 27 kilometer. Alat mahal tersebut berada di bawah tanah di antara wilayah Swiss dan Perancis.
Meski ia hanya seberkas partikel, untuk mencari keberadaannya, ilmuwan harus merancang proses tumbukan antar partikel yang memiliki muatan berlawanan. Tumbukan tersebut membutuhkan energi sangat besar. ''Ibarat mematahkan tusuk gigi, semakin kecil ukuran tusuk gigi semakin besar pula energi yang dibutuhkan untuk mematahkannya. Begitu juga dengan Partikel Tuhan ini,'' terang Handoko.
Selanjutnya Partikel Tuhan atau Higss Boson diperoleh dari serpihan partikel hasil tumbukan tersebut. Namun sebenarnya, wujud Partikel Tuhan sendiri belum tampak. ''Penanda keberadaan Partikel Tuhan adalah jejak dari Higgs yang ada di proton,'' kata Handoko.
Lantas, kenapa sebuah partikel memerlukan Partikel Tuhan atau Higgs Boson? Menurut Handoko, Higgs Boson merupakan partikel yang memberi massa kepada partikel lain. Tanpanya, sebuah partikel tidak akan memiliki massa.
''Namun sebenarnya secara teori terdapat mekanisme lain dalam membentuk massa dan tidak harus menggunakan Higgs,'' terang Handoko. Sayangnya alasan kenapa perbedaan mekanisme ini dapat terjadi masih belum terungkap.
Melalui seminar tersebut Handoko dan Agus menerangkan ihwal Partikel Tuhan dengan penjelasan lugas dan sederhana. ''Seminar ini sebagai forum pencerahan dari kehebohan yang sempat terjadi di milis ITS sejak penemuan Partikel Tuhan,'' ungkap Prof. Dr. Drs. Surya Rosa Putra, MS, Ketua Pusat Studi Sains LPPM ITS.
SUMBER : http://www.fmipa.its.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=227:setengah-hari-ungkap-partikel-tuhan&catid=39:berita&Itemid=83&utm_source=fmipa&utm_medium=twitter
Senin, 23 April 2012
The Phyisicist's Alphabet
Let's try to understand this site, check this out :
a = dv/dt -- acceleration
B = E/c -- Magnetic field equals the electric field divided by the speed of light
c = 299792458 m/s -- The speed of light
D = sqrt[(X-x)^2+(Y-y)^2)] -- The distance between points (x,y) and (X,Y)
E = mc^2 -- Mass-Energy relation
F = ma -- Force equals mass times acceleration
g = 9.8 m/s^2 -- Acceleration due to gravity on Earth
h = 6.626x10^-34 J s -- Planck's constant
I = V/R -- Current equals voltage divided by resistance
J = I/A -- Current Density (A/m^2)
k = 8.9875*10^9 N*m^2/c^2 -- Boltzmann's constant
L = m(v x r) -- Angular momentum equals mass times the cross product of the velocity and radius
m = (Y-y)/(X-x) -- Slope equals the rise over the run
N = kg*m/s^2 -- A Newton (N) is a kilogram meter per second squared
O = (0,0,0) -- The origin is usually designated as an "O"
p = mv -- Momentum equals mass times velocity
Q = m*c*(delta)T -- Heat loss/gained equals the specific heat times the mass times the change in Temperature
R = v/w -- Radius equals velocity divided by angular velocity
S = E x B -- The Poynting vector
T = 2(pi)*sqrt(L/g) -- The period of a simple harmonic oscillator
U = mgh -- Potential energy equals mass times gravitational acceleration times height
v = dx/dt -- Velocity equals the change in position over time
W = F*d -- Work equals force times distance
X = [-b / sqrt(b^2 - 4ac)]/2a -- The quadratic equation
Y = F(x) -- Y is a function of X
Z = (delta)(lambda)/(lambda) -- Redshift (the change in wavelength divided by the rest wavelength)
a = dv/dt -- acceleration
B = E/c -- Magnetic field equals the electric field divided by the speed of light
c = 299792458 m/s -- The speed of light
D = sqrt[(X-x)^2+(Y-y)^2)] -- The distance between points (x,y) and (X,Y)
E = mc^2 -- Mass-Energy relation
F = ma -- Force equals mass times acceleration
g = 9.8 m/s^2 -- Acceleration due to gravity on Earth
h = 6.626x10^-34 J s -- Planck's constant
I = V/R -- Current equals voltage divided by resistance
J = I/A -- Current Density (A/m^2)
k = 8.9875*10^9 N*m^2/c^2 -- Boltzmann's constant
L = m(v x r) -- Angular momentum equals mass times the cross product of the velocity and radius
m = (Y-y)/(X-x) -- Slope equals the rise over the run
N = kg*m/s^2 -- A Newton (N) is a kilogram meter per second squared
O = (0,0,0) -- The origin is usually designated as an "O"
p = mv -- Momentum equals mass times velocity
Q = m*c*(delta)T -- Heat loss/gained equals the specific heat times the mass times the change in Temperature
R = v/w -- Radius equals velocity divided by angular velocity
S = E x B -- The Poynting vector
T = 2(pi)*sqrt(L/g) -- The period of a simple harmonic oscillator
U = mgh -- Potential energy equals mass times gravitational acceleration times height
v = dx/dt -- Velocity equals the change in position over time
W = F*d -- Work equals force times distance
X = [-b / sqrt(b^2 - 4ac)]/2a -- The quadratic equation
Y = F(x) -- Y is a function of X
Z = (delta)(lambda)/(lambda) -- Redshift (the change in wavelength divided by the rest wavelength)
My Graduation 104
Baru sempat buka blog lagi...
Ada satu kebahagiaan yang ingin kubagi disini..
Alhamdulillah, tanggal 10 Maret 2012 kemarin satu event bersejarah dalam hidupku sudah kulalui, wisuda S1 yang mengantarku mendapatkan gelar pertama S.Si. Menjadi mahasiswa ITS selama 7 semester rasanya begitu singkat. Selama disini banyak hal yang kudapat, selain ilmu, teman, pengalaman, serta kemanfaatan lain yang insya Allah akan menjadikan bekal untuk kehidupanku selanjutnya. Rasanya kerja keras dan keringat yang sudah diusahakan selama ini tidak akan pernah kusia-siakan. Berjuang untuk ronde selanjutnya :D Just ONE STEP CLOSER TO SUCCESS ;D
Kisi Vorteks pada Superkonduktor dengan SANS
1. Setting Eksperimen SANS untuk Kisi Vorteks
Pada SANS digunakan sumber neutron sebagai sumber energi yang nantinya akan memiliki kontribusi panjang gelombang yang akan digunakan dalam pengamatan. Pada eksperimen SANS dengan menggunakan material superkonduktor biasanya digunakan panjang gelombang yang besar, dengan tujuan untuk mendapatkan suatu resolusi yang tinggi (high resolution). Untuk pengaturan L1( jarak sumber ke sampel) dan L2 (jarak sampel ke detektor) idealnya dibuat sama, atau jika tidak memungkinkan bisa divariasikan dan harus memenuhi L1 > L2.
Jika SANS digunakan untuk mengamati vortex lattice pada superkonduktor dimana dalam hal ini adalah superkonduktor dengan bahan keramik, maka diperlukan alat tambahan pada SANS yaitu dengan menggunakan cryostat. Cryostat merupakan alat yang berfungsi sebagai pendingin untuk material superkonduktor, biasanya digunakan liquid helium sebagai pendinginnya.
Pada superkonduktor suhu tinggi, panjang skala yang terkait dengan jarak bidang hexagonal vortex lattice (plane spacing) ,d, secara umum jauh lebih besar dari panjang gelombang neutron yang digunakan. Plane spacing (d) ini sendiri berkisar pada nilai 100 – 1000 Angstom. Pengukuran difraksi bisa diatur menjadi 2 bentuk kemungkinan. Geometri yang biasa digunakan adalah untuk meluruskan medan magnet sedemikian rupa sehingga hampir paralel (sejajar) ke berkas neutron datang. Ini memiliki keuntungan bahwa semua urutan pertama puncak Bragg dapat diakses oleh hanya rotasi kecil atau miring dari sistem cryostat. Alternative pengukuran adalah untuk meluruskan medan magnet tegak lurus ke berkas neutron baik horizontal maupun vertikal. Dalam geometri ini jauh lebih besar rotasi sudut (60 derajat untuk vortex lattice hexagonal) dibutuhkan untuk mengamati antara dua urutan puncak bragg pertama dan oleh karena itu biasanya lebih cocok di sistem cryomagnet untuk menggunakan medan magnet vertikal untuk memaksimalkan intensitas untuk setiap titik difraksi tertentu rocking curve harus dilakukan miring atau rotasi Sampel ,cryostat dan magnet bersama sekitar sumbu horizontal untuk memenuhi kondisi Bragg untuk titik tersebut. Difraksi dari vortex lattice terjadi pada sudut kecil dan biasanya pada eksperimen akan ditampilkan paling bagus pada SANS.
Pada eksperimen SANS menggunakan material superkonduktor, metode yang membedakan adalah pada cryostat yang digunakan. Metode eksperimennya seperti pada gambar berikut :
Cryostat akan menjaga suhu material agar tetap dalam keadaan dingin sehingga sifat superkonduktivitasnya akan terjaga.Cryostat merupakan supercooled equipment dengan pendingin berupa helium cair atau nitrogen cair. Proses pendinginan dengan menggunakan gas helium diperlukan waktu sekitar 2,5 jam. Ruang pada cryostat membutuhkan kondisi kering dan dingin dipenuhi dengan proses penghampaan udara yang dilakukan oleh sistem penghampa dan pompa kompresor gas He.
2. Struktur Kisi Vorteks
Untuk material superkonduktor, ada dua jenis kisi (lattice) yang dapat teramati, yaitu square lattice atau trigonal lattice. Dengan arah neutron datang paralel dengan sumbu c (sumbu horizontal) menyebabkan terciptanya suatu pola twin boundaries yang identik dengan pola trigonal lattice. Terdapat tipe pola hexagonal yang teramati pada material superkonduktor keramik ketika medan magnet dimiringkan dari sumbu c. Setiap rotasi yang dilakukan terhadap medan magnet akan memberikan tampilan yang berbeda pada detektor, sehingga triangular lattice menjadi lebih bervariasi ketika ƟB ( sudut antara medan magnet dan sumbu c) cukup besar. Jika twin boundaries yang tercipta saling berinteraksi maka akan terbentuk pola square lattice Dengan menggunakan asosiasi terhadap pola difraksi, maka bisa dibayangkan bahwa susunan cluster pada material superkonduktor memiliki struktur atom yang tersusun hexagonal sesuai dengan pola yang teramati pada detektor.
Dalam permisalan gambar di atas, menyatakan rotasi dan φ menyatakan sudut yang dapat diputar terhadap sample untuk memperoleh variasi image lattice yang ditangkap detektor. Karena jelas tiap perubahan posisi sample ( berarti juga perubahan bidang) akan memberikan perbedaan sudut hamburan. Perbedaan sudut hamburan akan memberikan nilai yang berbeda terhadap momentum transfernya. Hal inilah yang mengakibatkan perbedaan tampilan vortex lattice yang dihasilkan.
Selasa, 14 Februari 2012
Positive Thinking itu Penting
Baca-baca artikel di internet , nemuin bacaan yang pas banget sama situasi terkini :D
Judulnya : Berpikir Positif Menghadapi Ketidakpastian
Ketidakpastian sangat dekat dengan pikiran negatif. Seperti keraguan, kemarahan, prasangka buruk, dan ketakutan dalam mencapai sebuah impian.
Apapun itu, dalam kehidupan Anda, baik di pekerjaan, dalam hubungan berpasangan, di keluarga, juga pertemanan, ketidakpastian selalu muncul.
Anda meragukan kelanjutan karier, Anda khawatir kehilangan penghasilan, apapun itu, inilah ketidakpastian dalam hidup yang ketika ia muncul pikiran positif dalam diri akan berhadapan dengan pikiran negatif Anda.
Setiap orang memiliki pikiran positif, berupa keinginan, semangat dan harapan. Namun tak sedikit orang yang mengalahkan pikiran positif dengan pikiran negatif saat menghadapi ketidakpastian.
Padahal, ketidakpastian dalam hidup justru menjadi tantangan. Dengan melihatnya sebagai tantangan, Anda terdorong untuk lebih bijak dalam bertindak dan lebih cerdas dalam berpikir.
"Untuk menguatkan pikiran-pikiran positif dan menundukkan pikiran-pikiran negatif, kita harus melakukan tindakan-tindakan nyata demi mencapai impian. Semakin banyak tindakan nyata yang kita lakukan, semakin bijak kita menghadapi ketidakpastian," tulis Motivator-Wanita Indonesia, Ainy Fauziyah, CPC dalam bukunya Dahsyatnya Kemauan: Cara Mulia Mengubah Penghalang Jadi Peluang.
Pengaruh tindakan nyata yang Anda lakukan ini sangat besar. Hati dan pikiran Anda menjadi lebih tenang dan senang. Suasana hati seperti inilah yang kemudian menjadi modal sekaligus kekuatan Anda dalam menghadapi berbagai tantangan dalam hidup, berupa ketidakpastian tersebut.
Ainy memberikan contoh sederhananya. Anda terjebak di kemacetan lalu lintas yang parah saat perjalanan pulang ke rumah, padahal Anda ingin segera sampai. Sementara, Anda tidak tahu secara pasti sampai kapan kemacetan berakhir. Apa yang akan Anda lakukan?
Jika Anda kesal, saat itu juga pikiran negatif merasuki pikiran, karena Anda membuka pintu untuknya. Alhasil, Anda semakin jengkel bahkan marah terhadap keadaan. Tak mengherankan jika banyak orang mengaitkan kemacetan dengan stres. Inilah yang terjadi jika Anda meresponds ketidakpastian dengan pikiran negatif.
Sekarang coba bayangkan Anda menghadapi hal yang sama, tetapi Anda menyikapinya dengan positif. Saat macet, Anda mengambil tindakan nyata lebih positif dengan mendengarkan musik kesukaan. Anda terhanyut menikmati musik. Rasa kesal teralihkan, meskipun kemacetan membuat Anda terlambat pulang ke rumah. Sikap positif membantu Anda menutup peluang kepada prasangka negatif merasuki pikiran. Anda pun menjadi lebih tenang menghadapi kemacetan.
Ini adalah contoh sederhananya. Tantangan Anda berikutnya adalah menjawab berbagai ketidakpastian dalam berbagai sisi kehidupan Anda, dengan selalu berpikir positif yang berujung pada tindakan nyata.
Bagaimana dengan Anda, pernah punya pengalaman sukses menghadapi ketidakpastian dengan sikap positif?
-Kompas-
Mulai sedikit lega baca ni artikel. Keep focus, Keep enjoy, :D Ingat tiga kata penyejuk jiwaku sabar,syukur, ikhlas :D :D
Kamis, 01 September 2011
Cat yang Dapat Berubah Warna
Bagaimana seandainya cat rumah Anda dapat berubah warna pada kondisi tertentu? Misalkan pada cuaca dingin warna cat menjadi biru. Namun pada cuaca yang panas maka warna cat akan berubah menjadi merah. Kalau misal ada cat yang seperti ini maka tentunya rumah kita lebih tampak menarik.
Apakah perubahan warna cat terlihat aneh? Tapi ini adalah kenyataan. Teknologi cat yang dapat berubah warna berdasarkan kondisi lingkungan memang sesuatu yang masih baru dan akan terus dikembangkan. Kalau begitu apa yang menyebabkan perubahan warna? Tentunya harus ada penjelasan yang masuk akal untuk hal ini. Kalau tidak maka orang-orang yang menyukai hal mistis akan mengkaitkan dengan hal-hal gaib.
Sebenarnya rahasia utama teknologi ini ada pada pigmen atau zat warna yang digunakan. Perubahan warna yang terjadi bukan karena kualitas pigmen rendah sehingga pigmen akan rusak apabila terkena panas atau cahaya. Namun perbedaan warna ini disebabkan oleh perubahan struktur kimiawi pigmen yang dipicu oleh perubahan kondisi lingkungan. Tapi ingat, perubahan ini haruslah bersifat reversible. Artinya warna cat akan kembali seperti semula apabila kondisi kembali ke awalnya. Pada contoh di atas, warna cat rumah akan berubah kembali menjadi biru apabila musim dingin tiba.
Ada tiga jenis pigmen yang biasa digunakan dalam teknologi cat yang dapat berubah warna. Ketiga pigmen tersebut adalah pigmen photochromic, pigmen thermochromic dan pigmen electrochromic. Ketiga pigmen tersebut berbeda dalam hal kondisi lingkungan yang memicu perubahan warna. Pigmen photochromic sensitive terhadap cahaya. Pigmen photochromic akan berubah warna dari transparan menjadi berwarna ketika dikenai cahaya dan akan kembali menjadi transparan ketika cahaya dihalangi atau dihilangkan. Dengan menggabungkannya dengan pigmen lain maka perubahan warna yang terjadi adalah dari satu warna ke warna lainnya. Perubahan ini dapat terus menerus terjadi hingga ribuan kali tergantung pada aplikasi. Selain pada cat atau coating, pigmen ini juga digunakan pada lensa kaca mata, kosmetik dan mainan. Pigmen ini dapat digunakan pada jendela cerdas (smart window) yang dapat mengontrol intensitas dan spektrum cahaya yang masuk ke ruangan sehingga dapat mengontrol temperatur di dalam ruangan.
Berbeda dengan photochromic yang bekerja oleh pengaruh cahaya, cat dan coating thermochromic bekerja dengan adanya perubahan temperatur. Kalau cahaya dapat mengubah struktur ikatan pigmen, perubahan temperatur hanya dapat mengubah konformasi dari pigmen. Pada pigmen tertentu, perubahan ini juga menyebabkan perubahan warna.
Jenis pigmen yang ketiga adalah pigmen electrochromic. Pigmen ini digunakan pada cat yang dapat berubah warna dengan adanya arus listrik. Artinya arus listriklah yang mengubah warna pigmen. Arus listrik menciptakan kristal spesial pada permukaan yang dapat mengubah warna tergantung pada voltasenya. Pigmen ini hanya bekerja pada substrat yang terbuat dari logam karena diperluakan material konduktif untuk menghantarkan arus listrik. Ketika arus listrik dihilangkan dari cat maka warna akan kembali ke asalnya. Teknologi ini dapat menciptakan warna yang berbeda hanya dengan menekan tombol switch yang dihubungkan dengan arus listrik. Teknologi ini telah digunakan pada cat mobil. Apakah kamu ingin mengubah warna mobil kamu seperti mobil milik James Bond 007? Tinggal tekan satu tombol maka dalam mobil akan berubah warna.
sumber: http://material-sciences.blogspot.com/2010/09/cat-yang-dapat-berubah-warna.html
Selasa, 09 Agustus 2011
Petikan Ceramah Bapak Nuh di Masjid Manarul Ilmi
Masjid Manarul Ilmi ITS, ITS Online
Dengan menukil dari buku yang pernah dibacanya, alumni Teknik Elektro tersebut mengatakan bahwa agar kaum muslimin mengobati apa yang ada di dalam diri masing-masing. Yang ada di dalam diri masing-masing tersebut adalah bagian dada, hati (kalbu), mata hati, dan lub. Dengan tetap menukil buku, Nuh memberi perumpamaan keempat bagian tersebut dengan sebuah rumah. Rumah yang terdiri dari pekarangan, ruang tamu, kamar, dan brankas.
Jika ada hewan pengganggu semisal ular dibiarkan masuk ke pekarangan maka bisa masuk ke ruang tamu. Jika sudah masuk ke ruang tamu tetap tidak dicegah, ular tersebut kan masuk ke ular. Jika masih dibiarkan juga, ular tersebut akan masuk dan mengotori kamar dan brankas. Perumpamaan tentang rumah tersebut digunakan oleh mantan Menkominfo RI tersebut untuk menjelaskan keempat hal tadi.
Jika ada penyakit hati yang dibiarkan masuk ke dada dan tidak segera diobati, maka bisa mengotori kalbu, mata hati, dan lub. Sehingga hati bisa kotor. ''Bahwa dalam diri setiap manusia terdapat segumpal daging, apabila ia baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila ia itu rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya. Gumpalan daging itu adalah hati,'' ungkap Nuh menukil hadits Rasulullah saw.
Kemudian Nuh juga menambahkan jika rumah tadi dijaga, tidak lantas dibiarkan seperti itu saja. Perlu dihiasi dengan tanaman di dekat rumah. Tanaman itu adalah tanaman kasih sayang, syukur dan sabar.
Pentingnya Syukur dan Sabar
Tentang pentingnya diri agar dihiasi dengan syukur dan sabar, Nuh berkisah tentang sepasang suami istri di masa lalu. Sang istri adalah seorang wanita yang cantik dan mempunyai banyak kelebihan. Sedangkan sang suami mempunyai banyak kekurangan. Sehingga keduanya berbanding jauh.
Pada suatu hari, sang suami berkata kepada istrinya. ''Wahai kasihku, sayangku, istriku, Insya Allah kita berdua akan masuk surga,'' ujar menirukan cerita yang disampaikannya. Lalu sang istri menanyakan alasannya.
''Karena aku bersyukur telah mendapatkan istri sepertimu dan engkau bersabar telah mendapatkan suami sepertiku,'' ungkap sang suami. (nir/hoe)
Senin, 08 Agustus 2011
cerita di 8 Agustus 8 Ramadhan
Gemericik air yang terdengar sayup-sayup dari kamar mandi menemaniku malam ini. Setelah menyelesaikan tadarus di malam ke delapan Ramadhan kucoba untuk tidak langsung memejamkan mata. Malam ini untuk pertama kalinya malamku di Surabaya sepanjang liburan semester, setelah 3 minggu kemaren (harusnya sebulan tapi ada sesuatu yang tidak diduga terjadi)melaksanakan kerja praktek di Tangerang. Sendirian di kamar yang baru kutempati malam ini, ya karena memang ini kos baruku. Sebenarnya bukan karena tidak betah di kos yang lama, namun karena desakan ekonomi yang menuntutku pindah karena harga kamar kos yang semakin membumbung tinggi (a.k.a mahal).
Teralu rumit apa yang ada di pikiranku, tentang harapan,cita,cinta,dan masa depan. Upz,tak usah berpikir terlalu jauh laporan kerja praktek dan tugas akhir pun belum rampung. Tapi tak apalah untuk malam ini coba ku menerawang jauh membayangkan kehidupanku yang akan datang.
Berharap lulus bachelor degree 3,5 tahun. Selanjutnya ingin lanjut ke post graduate,rencananya ke ITB lah tak usah jauh-jauh dulu. Dari pengalaman kemarin saja tak sampai satu bulan di tangerang rasanya bagaikan bepuluh-puluh tahun lamanya.Sempat berpikir kerja kantoran setelah lulus S1 tapi entah kenapa rasanya sangat membosankan bekerja menghadapi benda mati seperti halnya komputer yang tak bisa diajak bercengkerama seperti halnya dengan manusia. Akhirnya kuputuskan kembali ke cita-cita awalku untuk menjadi seorang lecturer yang semoga bisa membagi ilmu yang bermanfaat kepada mahasiswanya nanti. Sebenarnya sadar lah saya, kemampuan yang saya miliki belum sepadan dengan dosen-dosen saya di institut tempat saya menuntut ilmu. Seperti halnya Prof.Darminto,Agus Purwanto DSc, Bapak Ali Yunus Rohedi, dan lainnya..yang sudah expert di bidangnya masing-masing.Entahlah apa yang salah dari diri ini, terlalu banyak dosa mungkin ya... Naudzubillah..
Gemericik air semakin nyaring terdengar karena malam pun kian larut. Tapi mata ini masi ingin menatap indahnya kamar baruku. hah, baru sadar tadi, ternyata nuansanya serba pink mulai dari seprai, sarung bantal, dan mukena baru yang ibu belikan kemarin bermotif bunga warna pink juga. jiyah,gak penting juga ( nambah-nambahin topik yang jadinya bikin geje). Jadi teringat cerita di kos lamaku. Malam-malam seperti ini biasanya masih diramaikan dengan teriakan mbak Hesti atau mbak Pai yang konser sampai tengah malam. Mbak Vega yang entah sibuk mengerjakan apa dan baru tertidur jam 3 pagi. Sedangkan aku paling larut tidur jam 12 malam tidak bisa lebih dari itu, bisa-bisa subuh bangun kesiangan.
Agak menyesal juga 3 tahun ini belum terlalu memaksimalkan potensiku dengan baik. Entah kenapa tipe orang sepertiku ini sangat tidak berminat berkecimpung di dunia organisasi. Tiga tahun terakhir kuhabiskan hanya untuk kuliah,bermain, dan belajar. Tapi lumayanlah gak terlalu useless juga, udah pernah mampir jakarta dan bandung untuk berkompetisi. Dari situ aku belajar banyak hal, bahwa banyak orang lain di luar sana yang jauh lebih hebat dan berbakat.Dari pengalaman yang saya dapatkan sebenarnya tidak sulit menjadi orang sukses asalkan ada niat yang sungguh-sungguh dari dalam diri, buang jauh-jauh rasa malas, proteksi diri dan harus pintar memilih mana yang harus didahulukan. Jangan lupa berdo'a .. Kalau kata ustadz yang ceramah di tipi tuh katanya untuk mendapatkan apa yang kita inginkan kuncinya hanyalah do'a,ikhtiar dan tawakkal. simple kan
^_^
eh, udahan dulu ... bisa -bisa gak bangun sahur ntar ...
semoga selalu dalam lindungan-Nya..
Goresan Tengah Malam
Goresan tengah malam ....
Apa yang ada di benakku saat ini
Resah
Gundah
Gelisah
Susah
Pasrah
Banyak ekspektasi yang kuimpikan
Terlalu kompleks untuk dijelaskan
Di tengah malam tersadar
Mencoba merenungkan kembali nilai kehidupan
Asa
Dosa
Rasa
Dan semua yang kualami di dunia
Menjadi bumbu dalam putaran roda
Siapa tak kenal Albert Einstein
Yang terkenal dengan teori relativitasnya
Tapi apa hubungannya ?
Mencoba mengaitkannya dengan ilmu fisika
Tapi sepertinya tak ada kaitan dengan tema
Yasudah kembali ke semula .....
Entah ini keisengan tengah malam atau apa
Dalam derap langkah usia
21 tahun sudah hidupku di dunia
Semuanya berlalu bagaikan kecepatan cahaya
Pikiranku jauh menerawang
Hidupku selama ini untuk apa?
Tak henti-hentinya bertanya
Sampai tak terasa waktu menunjukkan pukul dua
Lelah ............
Tapi tak ada guna
Sungguh rasanya sia-sia
Hanya goresan tengah malam ini yang nyata
Sudah waktunya menjadi dewasa
Tak ada lagi waktu untuk bermanja
Waktu yang tersisa
Akan menjadi berharga
Menjadi penentu masa depan hamba
Demi suatu harap
Menjadikan diri lebih berarti di hadapan-Nya
_____________________________________
*Semoga senantiasa istiqomah di jalan-Nya
Apa yang ada di benakku saat ini
Resah
Gundah
Gelisah
Susah
Pasrah
Banyak ekspektasi yang kuimpikan
Terlalu kompleks untuk dijelaskan
Di tengah malam tersadar
Mencoba merenungkan kembali nilai kehidupan
Asa
Dosa
Rasa
Dan semua yang kualami di dunia
Menjadi bumbu dalam putaran roda
Siapa tak kenal Albert Einstein
Yang terkenal dengan teori relativitasnya
Tapi apa hubungannya ?
Mencoba mengaitkannya dengan ilmu fisika
Tapi sepertinya tak ada kaitan dengan tema
Yasudah kembali ke semula .....
Entah ini keisengan tengah malam atau apa
Dalam derap langkah usia
21 tahun sudah hidupku di dunia
Semuanya berlalu bagaikan kecepatan cahaya
Pikiranku jauh menerawang
Hidupku selama ini untuk apa?
Tak henti-hentinya bertanya
Sampai tak terasa waktu menunjukkan pukul dua
Lelah ............
Tapi tak ada guna
Sungguh rasanya sia-sia
Hanya goresan tengah malam ini yang nyata
Sudah waktunya menjadi dewasa
Tak ada lagi waktu untuk bermanja
Waktu yang tersisa
Akan menjadi berharga
Menjadi penentu masa depan hamba
Demi suatu harap
Menjadikan diri lebih berarti di hadapan-Nya
_____________________________________
*Semoga senantiasa istiqomah di jalan-Nya
Senin, 14 Februari 2011
Takahashi, 5 Menit Menuju ke Surga
Kuringgu… kuringgu …. kuringgu!!! (kring …kring …kring..). Suara telepon rumah Muhammad berbunyi nyaring.
Muhammad: Mosi mosi? (Hallo?)
Takahashi: Mosi mosi, Muhammad san imasuka ? (Apakah ada Muhammad?)
Muhammad: Haik, watashi ha Muhammad des. (Iya saya).
Takahashi: Watashi ha isuramu kyo wo benkyou sitai desuga, osiete moraemasenka? (Saya ingin belajar agama Islam, dapatkah Anda mengajarkan kepada saya?)
Muhammad: Hai, mochiron. (ya, sudah tentu.)
Percakapan pendek ini kemudian berlanjut menjadi pertemuan rutin yang dijadwalkan oleh dua manusia ini untuk belajar dan mengajar agama Islam.
Setelah beberapa bulan bersyahadat, Takahashi kian akrab dengan keluarga Muhammad. Dia mulai menghindari makanan haram menurut hukum Islam.
Memilih dengan hati-hati dan baik, mana yang boleh di makan dan mana yang tidak boleh dimakan merupakan kelebihannya. Terkadang tidak sedikit, keluarga Muhammad pun mendapatkan informasi makanan-makanan yang halal dan haram dari Takahashi.
Toko kecil makanan halal milik keluarga Muhammad, menjadi tumpuan Takahashi dalam mendapatkan daging halal. Suatu ketika Takahashi ingin makan daging ayam kesukaannya, tapi dia ngeri kalau melihat daging ayam bulat (whole) mentah yang ada di plastik, dan tidak berani untuk memotongnya. Dengan senang hati, Muhammad memotong ayam itu untuk Takahashi. Dia potong bagian pahanya, sayapnya, dan badannya menjadi beberapa bagian.
Setiap pekan, Takahashi terkadang memesan sosis halal untuk lauk, bekal makan siang di kantor. Setiap pagi ibunya selalu menyediakan menu khusus (baca: halal) untuk pergi ke kantor tempat dia bekerja. Sebagai ukuran muallaf Jepang yang dibesarkan di negeri Sakura, luar biasa kehati-hatian Takahashi dalam memilih makanan yang halal dan baik. Terkadang Muhammad harus belajar dari Takahashi tentang keimanan yang dia terapkan dalam kehidupan sehari-harinya.
Pernah dalam suatu percakapan tentang suasana kerja, Takahashi menggambarkan bagaimana terkadang sulitnya menjauhi budaya minuman sake di lingkungan tempat kerjanya. Di Jepang, suasana keakraban hubungan antara atasan dan bawahan atau teman bekerja memang ditunjukkan dengan saling memberikan minuman sake ke gelas masing-masing.
Dalam kondisi hidup ber-Islam yang sulit, Takahashi ternyata terus melakukan dakwah kepada ibunya. Beberapa bulan kemudian akhirnya ibunya pun menjadi muallaf dengan nama Qonita, nama pilihan Takahashi sendiri buat ibu yang dia cintainya. Sampai saat ini, bagaimana dia mendapatkan nama itu, tidak ada seorang pun yang tahu, kecuali Takahashi.
Beberapa bulan berlalu, pertemuan kecil-kecilan berlangsung …terlontar dari mulutnya suatu kalimat.
“Watashi ha kekkon simasu (Saya mau menikah)….”, ujarnya.
Dengan proses yang panjang, akhirnya dia mendapatkan jodohnya, wanita Jepang yang cantik, yang dia Islamkan sebelumnya. Setahun kemudian, suatu hari Takahashi datang ke rumah Muhammad dengan istrinya yang berkerudung, ikut serta juga buah hati mereka yang telah hadir di dunia ini.
Pada suatu hari, iseng-iseng Muhammad bertanya kepada Takahashi, “Apa yang menyebabkan Takahashi lebih tertarik dengan Islam?”
“Sebenarnya saya belajar juga Kristen, Budha dan Todoku (Agama moral) selain Islam,” Takahashi menjelaskan.
“Masih ingat dengan telepon kita dulu? Waktu pertama kali aku telepon ke Muhammad beberapa bulan dulu”, sambungnya.
“Iya ingat sekali”, jawab Muhammad.
“Kita waktu itu membuat perjanjian untuk bertemu di suatu tempat bukan?”, tanya Takahashi.
“Iya benar sekali”, sambung Muhammad lagi sambil mengingat-ingat kejadian saat itu.
“Saya sungguh ingin mantap dengan Islam, karena Muhammad datang 5 menit lebih dulu dari pada waktu yang kita janjikan, dan Muhammad datang terlebih dahulu dari pada aku. Muhammad pun menungguku waktu itu”, jawab Takahashi beruntun.
“Karena itu aku yakin, aku akan bersama dengan orang-orang yang akan memberikan kebaikan”, sambungnya lagi.
Jawaban Takahashi membuat Muhammad tertegun, Astaghfirullah sudah berapa kali menit-menitku terbuang percuma, gumam Muhammad.
Begitu besar makna waktu 5 menit saat itu untuk sebuah hidayah dari Allah SWT. Subhanallah, 5 menit selalu kita lalui dengan hal yang sama, akan tetapi 5 menit waktu itu sungguh sangat berharga sekali bagi Takahashi.
Bagaimana dengan 5 menit yang terlewat barusan, milik Anda? []
Takahashi, 5 Menit Menuju ke Surga
Kaifa Ihtada
26/4/2010 | 13 Jumadil Awal 1431 H |
Oleh: Muhammad Yusuf Efendi
dakwatuna.com
Metal ... Vv
Hmmm,,, bingung juga mau nulis darimana...
Ni soalnya telat banget ngentri tulisannya,,
Mana catetan ga karu-karuan..
Ya sudahlah...
Seadanya saja ...
Ditulis apa yang diingat..
Kalo misalnya ada yang tidak sesuai mohon kritik dan sarannya...
First Meeting...
Masi bahas masalah pengertian dasar..
Tapi temen2 termasuk saya sendiri masi plonga-plongo..
Bingung mau njawab apa..
Pengertian :
- Ion : atom yang bermuatan
- Atom : bagian terkecil dari suatu materi yang tidak bisa dibagi-bagi lagi dan terdiri dari inti (proton+neutron) dan elektron.
- Unsur : terdiri dari atom-atom sejenis, e.g :O2, N2
- Molekul: terdiri dari atom-atom tidak sejenis , e.g : H2O
- Proses ionisasi : proses untuk menjadikan ion bermuatan
- Ukuran atom : dari inti ke kulit terluar
- Kalo kita main tebak-tebakan, lebih besar mana ukuran suatu atom yang netral , bermuatan +, atau yang bermuatan - ??
Hmmmm... jelas jawabannya atom yang bermuatan - , karena disitu atom yang bermuatan – akan cenderung menangkap elektron sehingga ukurannya akan menjadi lebih besar ^_^
For the next meeting (until the final test came... it was the resume... cekidot !!!! )
- Masalah grain dan grain boundary ...
Apaan tuh ??
Grain ituuuuuu kumpulan bidang kristal yang orientasinya sama.
Kalo......
Grain Boundary adalah batas daerah yang menunjukkan perbedaan orientasi bidang kristal
- Grain Boundary disini akan menghalangi pergerakan dislokasi ...
So, dengan begituuuuu kalo grain boundary nya semakin banyak berarti kan akan semakin susah tu buat mengalami dislokasi sehingga nantinya juga akan semakin sulit mengalami deformasi plastis (posisi atom tidak pada tempatnya, sehingga akan terjadi perubahan struktur atom akibatnya akan terjadi perubahan dimensi pada material yang dimaksud) . Selanjutnya material yang sulit mengalami deformasi plastis menunjukkan bahwa material tersebut memiliki sifat mekanik yang keras (seperti kita tahu tentang definisi kekerasan yaitu ketahanan suatu material terhadap deformasi plastis) . Karena sifat yang keras inilah seperti halnya logam akan semakin mudah mengalami korosi ... (untuk penjelasan korosi saya masih harus memperdalamnya di mata kuliah korosi semester 6)
Resume Kuliah Kapita Selecta..
Proses Perlakuan Mekanik Pada Bahan :
a. Proses Casting
· Casting : peleburan (dalam keadaan mengalir)
· Dilakukan di atas temperatur melting point (super heat)
· Misalnya pada aluminium => aluminium merupakan bahan yang mudah teroksidasi ( mudah bereaksi dengan O2.
· Dalam suatu aliran bahan liquid sangat identik dengan viskositasnya dimana hal ini berkaitan gaya ikat antar atom.
Dimana : - semakin kental (viskositas tinggi & gaya ikat lemah) akan semakin sulit mengalir
-semakin encer(viskositas rendah & gaya ikat kuat) akan semakin mudah mengalir
· Kelemahan proses casting:
-pada pengendalian pengotoran (impuritas)
Misalkan pada sisa baja (scrab) => impuritas tinggi
Kendala dalam proses casting adalah fluiditas rendah, sehingga tidak dapat mengisi tempat seharusnya mengakibatkan produk gagal.
b. Proses Forging
· Forging : ditempa
· Syarat terjadinya korosi
- Ada medium korosif
- Ada anodik – katodik (potensial keelektronegatifan yang berbeda)
· Bahan murni (tanpa paduan) misalnya aluminium murni tidak akan terkorosif
· Yang mudah terkorosif biasanya adalah bahan paduan
· Misalnya : Mg dan Si mudah membentuk pasangan anodik dan katodik
· Dalam suatu kasus yaitu pada bagian pinggir tutup botol mudah korosi terjadi Stress Corrosion Creek sehingga mudah mengalami korosi (karena ada pelekukan pada tutup botol maka akan mengakibatkan perubahan orientasi struktur sehingga menyebabkan adanya potensial keelektronegatifan)
c. Proses Welding
· Welding : pengelasan
· Syarat pengelasan : benda yang di las harus sama
Minggu, 13 Februari 2011
Jominy Test
Pengamatan Mikrostruktur dan Pengukuran Kekerasan dengan Metode Jominy Test pada Bahan Besi Alloy
Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
ABSTRAK
Telah dilakukan percobaan B5 yang bertujuan untuk mengukur kekerasan besi alloy sebagai fungsi jarak dari ujung besi karbon yang didinginkan setelah diberikan perlakuan panas sebelumnya Percobaan dilakukan dengan menggunakan prinsip jominy test, yaitu dengan memberikan perlakuan panas terhadap besi karbon sampai 750ºC dengan menggunakan tube furnace,kemudian dilakukan holding time selama 1 jam. Setelah itu, salah satu bagian ujung dari besi karbon tersebut didinginkan dengan cara menyemprotkan air secara konstan sampai suhu besi alloy menurun mendekati suhu kamar berkisar 30ºC . Diamati mikrostruktur batang pada tiga titik yang sudah ditentukan. Dari percobaan yang telah dilakukan, diperoleh data rata-rata kekerasan besi karbon sebelum dilakukan pemanasan sebesar 178,35 kg/mm2. Sedangkan data nilai rata-rata kekerasan yang diperoleh setelah dilakukan pemanasan dan pendinginan terhadap besi karbon, antar lain, pada ujung besi karbon yang tidak terkena semprotan air sebesar 122,10 kg/mm2, pada bagian tengah besi karbon sebesar 125,97 kg/mm2, dan kekerasan pada bagian ujung besi karbon yang disemprot air sebesar 132,13 kg/mm2
Kata kunci : jominy tes, besi alloy, mikrostruktur
PENDAHULUAN
Heat treatment dilakukan untuk merubah sifat dari suatu bahan seperti halnya perlakuan panas dengan metode jominy test yang digunakan dalam praktikum ini. Terdapat beberapa perlakuan panas yang dapat dilakuakan untuk merekayasa suatu bahan. Perlakuan tersebut dilakukan sesuai dengan sifat apa yang akan direkayasa dari bahan tersebut dengan melihat beberapa parameter yang diperlukan untuk merubah
sifat dari suatu bahan. Misalkan, suhu, waktu dan beberapa parameter yang lain.
Perlakuan panas untuk merubah sifat suatu bahan juga tergantung dari proses pendinginan. Misalkan pada proses normalizing dilakukan pendinginan dengan udara, quenching dengan media air atau oli dan beberapa proses lain yang memiliki cara pendinginan yang berbeda-beda. Hal tersebut menunjukkan bahwa proses pendinginan pada perlakuan panas tehadap suatu bahan juga mempengaruhi sifat dari suatu bahan. Untuk itu, beberapa tes yang berhubungan dengan pendinginan juga perlu dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh proses pendinginan terhadap mikrostruktur suatu bahan yang mempengaruhi sifat bahan tersebut.
TEORI
Makna nilai kekerasan suatu material berbeda untuk kelompok bidang ilmu yang berbeda. Bagi insinyur metalurgi nilai kekerasan adalah ketahanan material terhadap penetrasi sementara untuk para insinyur disain nilai tersebut adalah ukuran dari tegangan alir, untuk insinyur lubrikasi kekerasan berarti ketahanan terhadap mekanisme keausan, untuk para insinyur mineralogi nilai itu adalah ketahanan terhadap goresan, dan untuk para mekanik work-shop lebih bermakna kepada ketahanan material terhadap pemotongan dari alat potong. Begitu banyak konsep kekerasan material yang dipahami oleh kelompok ilmu, walaupun demikian konsep-konsep tersebut dapat dihubungkan pada satu mekanisme yaitu tegangan alir plastis dari material yang diuji.
Pada percobaan Jominy, kecepatan pendinginan tidak merata. Hal tersebut disebabkan karena hanya satu bagian/ujung
(bagian bawah) dari benda uji diquench dengan semprotan air sehingga kecepatan pendinginan yang terjadi menurun sepanjang benda uji, dimulai dari ujung yang disemprot air.
Pada percobaan jominy pelaksanaannya menggunakan dua metode, dimana cara pendinginan untuk ujung yang bawah dengan cara menyemprotkan air langsung yaitu quench sedangkan untuk ujung yang lain dilakukan dengan cara normalizing. Pendinginan di ujung yang disemprot dengan air pendinginannya lebih cepat daripada ujung yang satunya karena bantuan udara. Jadi laju pendinginan terbesar terjadi di ujung benda uji yang disemprot air.
Logam yang didinginkan dengan kecepatan yang berbeda-beda misalnya dengan media pendingin yang berbeda, air, udara atau minyak akan mengalami perubahan struktur mikro yang berbeda. Setiap struktur mikro misalnya fasa martensit, bainit, ferit dan perlit merupakan hasil transformasi fasa dari fasa austenit. Masing-masing fasa tersebut terjadi dengan kondisi pendinginan yang berbeda-beda dimana untuk setiap paduan bahan dapat dilihat pada diagram Continous Cooling Transformation (CCT) dan Time Temperature Transformation (TTT) diagram.
Masing-masing suatu fasa mempunyai nilai kekerasan yang berbeda. Dengan pengujian Jominy maka dapat diketahui laju pendinginan yang berbeda akan menghasilkan kekerasan bahan yang berbeda. Pada percobaan Jominy ini , mampu keras dari suatu baja yang sama akan bervariasi karena dipengaruhi oleh komposisinya, dimana komposisi tersebut merupakan komposisi kimia dan terdapat ukuran-ukuran dari setiap benda uji atau spesimen. Spesimen yang biasa digunakan dalam percobaan Jominy test ini adalah baja karbon. Pada baja,pendinginan yang cepat dari fasa austenit menghasilkan fasa martensit yang tinggi kekerasannya. Sedangkan pendinginan yang lambat kan menghasilkan fasa austenit yang cenderung yang kekerasannya rendah.
METODE PERCOBAAN
a. Pengujian kekerasan
· Sebelum dilakukan pemanasan
Sebelum dilakukan pengujian kekerasan, besi karbon dipotong sepanjang 3,5 cm dan diiris melintang pada bagian sisi lingkarannya sehingga besi karbon tidak berbentuk tabung tapi setengah tabung yang memiliki permukaan lurus memanjang. Setelah itu, besi karbon di haluskan dengan menggunakan grinder sampai halus. Pengujian kekerasan sebelum pemanasan dan pendinginan, dilakukan dengan menggunakan alat vickers hardnes. vickers hardnes dapat menentukan kekerasan suatu material dalam bentuk daya tahan material terhadap intan berbentuk piramida dengan sudut puncak 136ο yang ditekankan pada permukaan material uji tersebut. Intan pada vicker hardnes dengan berat 2 kg akan membebani besi karbon dengan waktu pembebanan 15 detik sehingga akan timbul bekas pembebanan pada besi karbon. Dari bekas pembebanan tersebut, akan diperoleh diameter bekas pembebanan sehingga dengan data diameter akan diperoleh nilai kekerasan pada besi karbon secara otomatis pada alat. Percobaan dilakukan sebanyak tiga kali pada tempat yang berbeda, sehingga diperoleh tiga data nilai kekerasan yang nantinya dirata-rata untuk mendapatkan nilai kekerasan uniform dari besi karbon.
· Setelah dilakukan pemanasan dan pendinginan
Pengujian kekerasan setelah dilakukan pemanasan dan pendinginan sama dengan pengujian kekerasan sebelum dilakukan pemanasan dan pendinginan terhadap besi karbon. Namun, bagian yang dilakukan pengujian kekerasan berbeda. Yaitu terdiri dari bagian ujung, bagian tengah dan bagian dekat ujung yang disemprot air. Pengujian pada masing-masing bagian dilakukan sebanyak tiga kali sehingga diperoleh data nilai kekerasan rata-rata dari masing bagian tersebut.
a. Jominy tes
Besi karbon dimasukkan kedalam tube furnace, kemudian tube furnace dihidupkan dan tunggu sampai suhu tube furnace mencapai suhu 750ºC. Setelah mencapai 750ºC, besi karbon ditahan suhunya selama kurang lebih 1 jam. Selanjutnya, besi karbon diambil dengan menggunakan penjepit, kemudian salah satu bagian ujungnya didinginkan dengan cara menyemprotkan air secara konstan sampai suhu besi karbon menurun mendekati suhu kamar yaitu sebesar 38ºC. untuk mengetahui suhu besi karbon menurun sampai suhu kamar digunakan thermometer digital sehingga suhu besi karbon dapat diketahui. Setelah itu dilakukan pengujian kekerasan pada bagian ujung besi karbon, bagian tengah besi karbon dan bagian ujung besi karbon dekat yang disemprot air dengan menggunakan Vickers hardnes.
b. Pengujian mikrostruktur
Pengujian dilakukan terlebih dahulu dengan membuat halus permukaan irisan melintang dari besi karbon yang sudah di panaskan dan didinginkan sampai mengkilap dengan menggunakan grinder. Setelah itu, dilakukan proses eksa terhadap besi karbon yang sudah dihaluskan dengan cara mencelupkan besi karbon tersebut kedalam larutan HCL 10% selama 5 detik agar grain dan grain boundarynya dapat diamati. Kemudian besi karbon di amati mikrostrukturnya dengan menggunakan mikroskop optik, diatur jarak lensanya sehingga diperoleh pengamatan mikrostruktur antara graind dan graind boundary yang jelas. Pengamatan dilakukan di tiga tempat yang berbeda, yaitu pada bagian ujung besi karbon, bagian tengah besi karbon dan bagian ujung besi karbon dekat yang disemprot air. Sehingga nantiya diperoleh pengamatan mikrostruktur dari besi karbon yang berbeda-beda.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Percobaan yang telah dilakukan bertujuan untuk untuk mengukur respon pengerasan sebagai fungsi jarak dari ujung besi karbon yang didinginkan setelah diberikan perlakuan panas sebelumnya. Dari percobaan tersebut, diperoleh data kekerasan besi karbon sebelum dan nasesudah dilakukan pemanasan dan pendinginan. Terdapat perbedaan nilai kekerasan antara sebelum dan sesudah dilakuakan perlakuan panas dan pendinginan terhadap besi karbon. Data nilai rata-rata kekerasan sebelum perlakuan, diperoleh sebesar 178,35 kg/mm2. sedangkan data nilai rata-rata kekerasan setelah perlakuan, sebesar 122,10 kg/mm2 pada ujung besi karbon, 125,97 kg/mm2 pada bagian tengah besi karbon, dan kekerasan pada bagian ujung besi karbon yang disemprot air sebesar 132,13 kg/mm2. dari data tersebut, teridentifikasi bahwa nilai rata-rata kekerasan besi karbon munurun setelah dilakukan perlakuan pemanasan dan pendingin.
Penurunan kekerasan terjadi karena terdapat perubahan mikrostruktur akibat proses pemanasan dan pendinginan yang dilakukan terhadap besi karbon. Hal tesebut terjadi karena proses austenisasi yang terjadi hampir pada semua bagian besi karbon meskipun pada salah satu bagian ujung besi karbon dilakukan pendinginan secara langsung dengan menyemprotkan air secara konstan sampai suhu besi karbon menurun mendekati suhu kamar. Pada keadaan tersebut terjadi proses normalizing, yaitu proses pemanasan besi karbon yang diikuti dengan pendinginannya diudara terbuka. Proses tersebut akan memperbaiki dan memperhalus butir karena terjadi proses austenisasi yang membentuk Austenit yang homogen pada besi karbon dan terjadi graind growth yang menyebabkan besi karbon menjadi lebih ducktile namun kekerasannya menurun. Pertumbuan graind, dapat diidentifikasi dari pengamatan mikrosrtuktur besi karbon yang telah diberikan perlakuan pemanasan dan pendinginan dengan mikroskop optik terlihat bahwa grain dari besi karbon memiliki perbandingan yang cukup besar daripada grain boundarynya.
Proses pendinginan dengan media air pada salah satu bagian ujung besi karbon tidak terjadi proses quenching sehingga besi karbon cenderung lebih ductile dari pada sebelumnya. Hal tersebut terjadi Karen kecepatan pendinginan yang kurang cepat, sehingga pada besi karbon masih bisa terjadi proses pengintian dan pertumbuhan austenit, selain itu, saat besi karbon yang disemprot dengan air terjadi di udara, dan memungkinkan terjadi normalizing.
Perlakuan pendinginan pada salah satu bagian ujung besi karbon yang telah dipanaskan dengan menyemproykan air secara konstan menyebabakan besi karbon memiliki nilai kekerasan yang berbeda pada setiap bagiannya. Hal tersebut terjadi karena proses pendinginan yang tidak merata menyebabkan pembentukan fasa yang berbeda pada setiap bagiannya. Pada bagian besi karbon yang tidak disemprot air, terjadi proses pengintian dan pertumbuhan austenit yang relatif lama dari pada bagian besi karbon yang terkena semprot air. Sehingga pada bagian yang tidak terkena semprot air, terjadi grain growth yang menyebabkan pada bagian tersebut lebih ductile dan kekerasannya lebih rendah daripada bagian yang disemprot air, karena pada bagian yang disemprot air tersebut hampir tidak melibatkan pengintian dan pertumbuhan yang dicirikan dengan kontrol difusi atom. Dan kemungkinan terjadi sedikit Pembentukan martensit yang didasari pada proses pergeseran atom yang melibatkan penyusutan dari struktur kristal akibat adanya pendinginan langsung dengan semprotan air di udara. Struktur martensit merupakan konsekwensi langsung dari tegangan disekitar matriks yang timbul akibat mekanisme geser. Pada bagian tersebut juga terjadi pertumbuhan graind yang relatif lambat, sehingga hampir tidak
terjadi pengintian graind dan membuat besi karbon relatif britle dan tidak ductile daripada bagian yang tidak terkena semprotan air secara langsung.
Perbedaan kekerasan pada ketiga bagian besi karbon tersebut dapat ditinjau dari pengamatan mikrostruktur yang telah dilakuakan. Dari pengamatan yang telah dilakukan, terlihat bahwa mikrostruktur pada bagian ujung besi karbon yang tidak terkena semprotan air, memiliki graind yang lebih besar dari pada mikrostruktur pada bagian ujung besi karbon yang terkena semprotan air yang lebih banyak memiliki graind bondary. Hal tersebut terjadi karena pada bagian ujung besi karbon yang tidak terkena semprotan air mengalami austenisasi atau pertumbuhan graind yang lebih banyak dari pada bagian ujung besi karbon yang terkena semprotan air, sehingga pada ujung besi karbon yang tidak terkena semprotan air cenderung lebih ductile sedangkan pada bagian besi karbon yang terkena semprotan air lebih keras.
KESIMPULAN
Kesimpulan yang terdapat dalam percobaan ini antara lain
1. kekerasan rata-rata besi karbon sebelum dilakukan perlakuan panas dan pendinginan adalah sebesar 178,35 kg/mm2, sedangkan kekerasan rata-rata setelah dilakukan pemanasan dan pendinginan antara lain pada ujung besi karbon sebesar 122,10 kg/mm2, pada bagian tengah besi karbon kekerasannya sebesar 125,97 kg/mm2, dan kekerasan pada bagian ujung besi karbon yang disemprot air sebesar 132,13 kg/mm2
2. Besi karbon setelah dilakukan perlakuan panas dan pendinginan mengalami penurunan kekerasan.
3. kecepatan suatu pendinginan mempengaruhi kekerasan besi karbon, hal tersebut dapat dilihat dari nilai kekerasan ujung besi karbon yang didinginkan dengan menyemprotkan air lebih keras dari pada ujung besi karbon yang didinginkan dengan udara.
DAFTAR PUSTAKA
B.H. Amstead, Phillip F.Ostwald, Sriati DJaprie; 1985, Teknologi Mekanik Jilid 1, Jakarta:Erlangga
Langganan:
Postingan (Atom)













